Workshop Penyusunan Perangkat Mengajar Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru

tglpost 2018-07-13 tukangpost Abdul Mukhid ketegori Informasi Sekolah

Grabag--- Sehubungan dengan perubahan dalam Kurikulum 2013, MTs Negeri 4 Magelang pada tanggal 9 - 11 Juli 2018 melaksanakan Workshop Pengembangan Kurikulum yang diikuti oleh semua guru, sebanyak 60 orang. Menurut Kepala MTs Negeri 4 Magelang, Tasimin, "Workshop ini sangat penting diikuti oleh guru, agar guru MTs Negeri 4 Magelang dapat memahami perubahan-perubahan yang terjadi dan dapat menerapkan Kurikulum 2013 secara utuh dalam pembelajaran". Ditambahkan oleh M. Khustikno, waka kurikulum, bahwa Kurikulum 2013 sekarang sudah direvisi lagi untuk tahun 2018. Revisi K13 Tahun 2018 tidak terlalu signifikan, namun perubahan difokuskan untuk meningkatkan hubungan atau keterkaitan antara kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD).

Workshop ini dibuka oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Magelang, Tasimin, S.Ag, M.S.I dan didampingi oleh Pengawas Madrasah H. Hedi Riyanto, M.Pd . Hedi Riyanto dalam sambutannya menekankan bahwa dalam Kurikulum 2013 revisi 2018, dituntut kreatifitas Guru dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) K13 revisi 2018. RPP yang dibuat harus memuat 4 (empat) hal yaitu; PPK, Literasi, 4C, dan HOTS.

Gerakan PPK perlu mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan sekaligus menyelaraskan berbagai program dan kegiatan pendidikan karakter.

Literasi dalam konteks Gerakan Literasi Sekolah adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara.

Sedangkan 4C adalah Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation. "Inilah yang sesungguhnya ingin kita tuju dengan K-13", pungkas Hedi, "bukan sekadar transfer materi". Penguasaan 4C adalah jenis softskill yang pada implementasi keseharian, jauh lebih bermanfaat ketimbang sekadar pengusaan hardskill.

Kurikulum 2013 juga menuntut materi pembelajarannya sampai metakognitif yang mensyaratkan peserta didik mampu untuk memprediksi, mendesain, dan memperkirakan. Hal ini sejalan dengan ranah dari Higher Order of Thinking Skill (HOTS) yaitu analisis yang merupakan kemampuan berpikir dalam menspesifikasi aspek-aspek/elemen dari sebuah konteks tertentu; evaluasi merupakan kemampuan berpikir dalam mengambil keputusan berdasarkan fakta/informasi; dan mengkreasi merupakan kemampuan berpikir dalam membangun gagasan/ide-ide.

Workshop berlangsung selama 3 (tiga) hari dari tanggal 9 s.d 11 Juli 2018 dengan narasumber M. Khustikno, S.Pd, Waka Kurikulum dan Hedi Riyanto, M.Pd, Pengawas Madrasah. Yang menjadi fokus materi dalam workshop ini adalah : Program PKB, Dinamika Kurikulum 2013, Review Silabus Revisi 2018, Pengembangan RPP, Panduan penilaian, Pengembangan Kalender Pendidikan, Penyususnan Program Tahunan dan Program Semester, Penyusunan KBM serta Pengelolaan Layanan BK.

Tindak lanjut dari workshop ini diharapkan guru dapat menyiapkan rencana pembelajaran yang baik dan dapat menerapkannnya dalam pembelajaran untuk mewujudkan siswa MTs Negeri 4 Magelang yang berkualitas, unggul, berkarakter, berahklak mulia serta berwawasan lingkungan. Semoga..!


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya


Silahkan Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.roomantik.com
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini